Kerukut kampung serani
Ambil tangga buat titian
Hati takut jadi berani
Melihat janda bagai perawan
Anak buntal terkapai-kapai
Dibawa pasang hanyut ke laut
Awak bebal memandai-mandai
Ditanya orang terkentut-kentut
Karena jaring ditahan ungka
Banyak siamang tak dapat rezeki
Karena bersaing dengan yang tua
Banyaklah bujang tak dapat bini
Hilir berderap mudik berderap
Patah galah haluan perahu
Bini berkurap laki berkurap
Penat tangan kaki menggaru
Elok rupanya pohon belimbing
Tumbuh di dekat limau tungga
Elok berbini orang sumbing
Biar marah tertawa juga
Kalau mulut tidak bergigi
Usah lagi membeli petai
Kalau kentut di muka kadhi
Nikah tak jadi saksi saksi terkulai
Anak tikus merayap dinding
Dikejar musang terlonjak-lonjak
Awak kurus cakap melenting
Ditampar orang terberak-berak
Anak beruk bermain tempurung
Kena pukang kepala pun pening
Awak gemuk berkain sarung
Disangka orang betina bunting
Senin, Januari 05, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nikmati humor-humor segar karya saya maupun kiriman teman-teman saya dan yang didapat dari sumber-sumber lainnya. Semoga anda terhibur dan jangan lupa berikan juga komentar anda dengan mengklik kata "komentar" di bawah setiap posting humor, atau anda dapat juga memberi komentar dengan mengisi "Shout Box" di sebelah kanan bawah.
Juga terima kasih banyak kepada rekan-rekan yang telah memberikan "comment"-nya, salam kenal juga dan selamat menikmati bacaan segar di sini....
Regards,
Kusumawati
Perhatian! Dilarang keras meng-copy atau menyalin untuk keperluan apapun sebagian maupun seluruhnya dari tulisan karya asli Kusumawati tanpa seijin penulis!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar