
Oleh : Kusumawati
Andi yang sedang kasmaran pada Nayla, teman kampusnya, nampak sedang curhat dengan sahabatnya, Dodi.
"Gimana, loe sudah ikuti saran gue buat ngirim karangan bunga ke rumah Nayla?" tanya Dodi pada Andi.
"Sudah," jawab Andi.
"Berhasil loe nembak Nayla?" tanya Dodi penasaran.
"Berhasil apaan! Dia bukannya suka sama gue, tapi malah marah-marah. Bahkan di telpon dia bilang kalau dia mau nampar muka gue begitu kita ketemu!"
"Loh, memangnya karangan bunga seperti apa yang loe kirim ke rumah Nayla?"
"Karangan bunga kematian!"
"Pantas!!??"
Andi yang sedang kasmaran pada Nayla, teman kampusnya, nampak sedang curhat dengan sahabatnya, Dodi.
"Gimana, loe sudah ikuti saran gue buat ngirim karangan bunga ke rumah Nayla?" tanya Dodi pada Andi.
"Sudah," jawab Andi.
"Berhasil loe nembak Nayla?" tanya Dodi penasaran.
"Berhasil apaan! Dia bukannya suka sama gue, tapi malah marah-marah. Bahkan di telpon dia bilang kalau dia mau nampar muka gue begitu kita ketemu!"
"Loh, memangnya karangan bunga seperti apa yang loe kirim ke rumah Nayla?"
"Karangan bunga kematian!"
"Pantas!!??"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar